Pelatihan Kewirausahaan PT Bukit Asam

September 9, 2016 - Berita

Forty employees of PT Bukit Asam visit INDMIRA on Friday, 26 August 2016. A company in the coal mining industry, PT Bukit Asam has several locations in Sumatera, including one in the city of Palembang. Their visit is to provide a business opportunity in the agriculture sector, through hydroponics, for employees who are about to retire.

The event is opened by Anik Leana, INDMIRA’s PR officer, by welcoming the visitors to the facility. After the opening remarks, Budi Haryono gives a lecture and leads a discussion on the basics of hydroponics. He explains, among others, the types of hydroponics methods such as wick, ebb and flow, floating, drip, and NFT systems. The relaxed session takes place under shady trees and participants are provided with snacks in the form of boiled peanuts and soft drinks.

Selain hidroponik, Bapak Haryono juga menjelaskan aeroponik dan aquaponics. Sebuah sistem aeroponik tidak membutuhkan tanah untuk tumbuh tanaman. Sedangkan aquaponics mengambil keuntungan dari budidaya ikan, di mana air beredar dari bawah kolam yang mengandung kotoran ikan untuk menyediakan pupuk ke media tanam.

Para tamu mengunjungi fasilitas hidroponik dan aquaponic setelah kuliah. Seorang peserta bertanya tentang media tanam dan bagaimana melakukannya.

“Sistem hidroponik kami memanfaatkan media tanam berupa sepotong dacron dan sepotong merasa sebagai sumbu. Fungsi sumbu untuk memberikan akar tanaman untuk tumbuh dan memperoleh nutrisi.”Jelas Budi Haryono. Dia kemudian hasil untuk menunjukkan bagaimana mempersiapkan bibit dengan membungkus tanaman dan sumbu dengan sepotong dacron dan menempatkannya ke cincin jamur baglog.

Untuk menutup tur, pengunjung dipandu untuk Kerapu dan udang pertanian.

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *