Bersama Indmira, Kenali Tanaman Toga dan Hidroponik

25 Oktober 2017 - Berita

Indmira memberikan materi Pengenalan Tanaman Toga dan Hidroponik Minggu, 15 Oktober 2017. Pengenalan ini merupakan kerja sama dengan Racana W. R. Supratman, Racana Fatmawati Gudep Kota Yogyakarta 03-075, dan Gudep Kota Yogyakarta 03-076 Pangkalan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Desa Wonorejo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Peserta kegiatan diikuti oleh Masyarakat Wonorojo, Perangkat Desa, dan Anggota Pramuka.

Kondisi masyarakat yang ingin mengetahui kelebihan tanaman toga menjadi salah satu alasan diselenggarakannya kegiatan ini. Penyampaian materi disampaikan oleh Tri Wibowo. Pertama, Tri menjelaskan materi pemanfaatan toga. Ketika membicarakan tanaman toga, pertama kali dibahas yakni pemanfaatan pekarangan identik dengan pekarangan kosong. Selain itu, pemanfaatan tanaman toga bisa dijadikan sebagai obat keluarga. “Contohnya daun daun mint yang bisa digunakan untuk meredakan batuk dengan dicampur teh manis,” ujar Tri. Dalam praktiknya, Tri juga menjelaskan cara penanaman mpon-mpon dan pemakaian mpon-mpon untuk tanaman obat keluarga. Khasiat lain, toga dapat dijadikan pestisida nabati yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit.

Materi selanjutnya adalah tentang hidroponik. Dalam sesi ini, Tri memperkenalkan hidroponik yang fleksibel dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar rumah sperti botol air mineral, plastik minyak bekas. dan sebagainya. Untuk mngurangi dampak lingkungan disekitar kita, bahan-bahan tersebut dijadikan wadah hidroponik. Bentuk yang bisa dibuat salah satunya adalah pot untuk menanam tanaman obat. Dalam kesempatan tersebut, Tri mempraktikkan mencicipi pembuatan wadah hidroponik.

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *