Demplot Padi, Pati Jawa Tengah: Kerjasama Indmira Dan Pupuk Indonesia

Februari 17, 2017 - Berita

Kedaulatan suatu bangsa berada pada kedaulatan pangannya. Dalam rangka mencapai kedaulatan pangan, Indonesia harus swasembada bahan pangan pokok. Padi, bahan makanan pokok bagi bangsa Indonesia menjadi komoditas penting yang harus dikembangkan demi menjaga keamanan pangan suatu bangsa. Pupuk Indonesia dan Indmira bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah telah melakukan demplot uji coba penanaman padi menggunakan pupuk yang berimbang.

Pupuk Indonesia dan Indmira bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah telah melakukan demplot uji coba penanaman padi menggunakan pupuk yang berimbang. Kamis, 8 Desember 2016 hasil ujicoba pupuk berimbang pada tanaman padi tersebut telah panen. Indmira selalu perusahaan yang bergerak dibidang agrokompleks, yang berfokus pengembangan teknologi budidaya pertanian menggunakan pupuk organik.

Pati dipilih menjadi salah satu area demplot karena Kabupaten Pati memiliki luas lahan pertanian mencapai 104.158 Ha. Luasan ini cukup potensial sebagai tempat ujicoba mayoritas penduduknya adalah petani.

Pada demplot padi yang dilakukan di Desa Bakalan, Kec. Dukuhseti, Kab. Pati ini memiliki luasan kurang lebih 4700 m2. Pada luasan ini terbagi menjadi tiga perlakuan pupuk. Plot A untuk kontrol, plot B menggunakan perlakuan pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Sedangkan plot C menggunakan pupuk organik cair.

Penanaman dan pemeliharaan dilakukan oleh petani lokal’ Proses pemanenan lebih cepat sekitar 15 hari dibanding penanaman padi tanpa perlakuan pemupukan. Penanaman demplot ini dikelola oleh kelompok tani Ngudi Santoso IV Desa Bakalan. Varietas yang ditanam oleh kelompok tani adalah varietas padi Mekongga. Varietas padi Mekongga merupakan varietas unggul yang tahan terhadap serangan hama wereng coklat dan penyakit bakteri daun. Tanaman dengan tinggi 91-106 cm ini memiliki ciri warna gabah kuning bersih dan tekstur nasi yang pulen.

Proses pemanenan padi pada demplot Pati ini dimulai dengan acara wiwitan yang dihadiri oleh pemerintah kabupaten setempat. Direktur dari Pupuk Indonesia, pihak Indmira serta pihak Pupuk Sriwijaya juga hadir dalam acara tersebut. Panen dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan doa bersama masyarakat setempat untuk keberkahan hasil panen padi tahun ini.

Dari proses ubinan tersebut diketahui panen dari masing-masing sebagai berikut: Plot A menghasilkan 8,6 ton/Ha, plot B menghasilkan 11,2 ton/Ha dan plot C menghasilkan 8,7 ton/Ha.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan kombinasi pupuk organik padat dan cair secara signifikan menghasilkan hasil yang terbaik. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan nutrisi untuk tumbuh padi yang optimal bertemu.

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *