Kegiatan Pertukaran Pelajar IAAS di Indmira

26 Agustus 2015 - Berita Uncategorized

Hari ini, di era modern, banyak mungkin yang agak lupa dengan penggambaran Indonesia pada masa lampau. Pertanian yang seyogya nya mampu menjadikan kita lebih sejahtera dan istimewa kemudian menjadi terabaikan dan turun derajatnya. Petani hanya di pandang sebelah mata, dan pertanian sedeikit demi sedikit kehilangan tempatnya. Pengerusakan lingkungan, pencemaran udara,air, suara, menjadi masalah yang semakin nyata.

Indmira sebagai salah satu perusahaan yang berfokus pada riset pertanian,lingkungan, serta energi terbarukan membuka diri untuk bersinergi pada siapapun yang ingin mengembalikan pertanian Indonesia pada posisi nya semula. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu jalan yang diharapkan mampu menggandeng pertanian ke arah yang lebih baik. Salah satu nya adalah berkolaborasi dengan International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS) UGM.

IAAS UGM adalah wadah bagi mahasiswa pertanian untuk mewujudkan aspirasinya melalui berbagai kegiatan dalam bidang pertanian. Melalui program kerja IAAS para mahasiswa pertanian dilatih untuk mengasah kemampuannya mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi dunia pertanian. Tujuan tersebut merupakan salah satu hal yang beririsan dengan Indmira, sehingga kolaborasi antara keduanya diharapkan mampu menjadi salah satu tempat lahirnya ide- ide dan kreativitas anak bangsa untuk pertanian.

Beberapa kegiatan yang sudah di lakukan keduabelah pihak salah satunya adalah Exchange Program Nasional (Ekspronas) yang diadakan oleh IAAS terhadap beberapa Universitas di Indonesia seperti IPB (Institut Pertanian Bogor), UB (Universitas Brawijaya), UNS (Universitas Sebelas Maret), dan UNRAM (Universitas Mataram).

Dalam kegiatan ini, peserta Ekspronas melakukan Internship di Indmira selama kurang lebih 2 minggu. Dalam kurun waktu tersebut, para peserta ekspronas berpartisipasi di kegiatan pertanian Indmira, salah satunya berkunjung ke lahan produksi Indmira di Amboja, sekaligus belajar mengenai packaging dan pemasaran hasil tersebut ke beberapa supermarket dan hotel di Jogja. Para peserta juga ikut bertani dengan sistem vertikultur di Fun Farm Merapi (FFM) (Salah satu CSR Indmira), dan mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat di Agradaya untuk mengajarkan bertani pada anak- anak Desa Minggir. ’ . Mereka juga mengadakan Kunjungan ke Pasar Organik Jogja. Semoga kegiatan seperti ini, mampu melahirkan generasi yang membawa pertanian Indonesia menjadi lebih baik lagi! Selamat Bekerja sahabat IAAS! (An)

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *