Pengenalan Teknologi Indmira lewat Pelatihan

April 11, 2016 - Berita

Menjadi perusahaan di bidang pertanian, lingkungan dan energi terbarukan, Indmira berkewajiban untuk melakukan transfer teknologi pada masyarakat. Pada tanggal 18-19 Febuari 2016, selama 2 hari Indmira melaksanakan pelatihan hidroponik, aquaponik dan pertanian lahan pasir. Pelatihan ini merupakan hasil kerjasama antara Indmira dengan PT Anugerah Sumatera Jaya. Peserta pelatihan terdiri dari 2 orang, yakni Laisun dan Armando sebagai perwakilan PT Anugerah Sumatera Jaya.

Pelatihan dibagi menjadi 2 sesi selama 2 hari. Hari pertama para peserta diajak berkeliling untuk pengenalan teknologi indmira. Dimulai dengan pengenalan teknologi lahan marginal yang dapat ditanami berbagai tanaman pangan. Tanaman padi di lahan pasir, lahan bekas tambang dan sekam, serta bawang merah di lahan gambut menarik perhatian peserta pelatihan. Peserta pelatihan yang notabene berasal dari Palembang, Sumatera Selatan, sangat tertarik mengingat masalah lahan gambut menjadi momok budidaya mereka selama ini.

Selanjutnya peserta pelatihan beranjak ke pengenalan teknologi hidroponik. Peserta nampak antusis ketika dijelaskan beberapa konstruksi hidroponik yang dirancang oleh Indmira, termasuk nutrisi hidroponik untuk budidaya yang juga hasil riset Indmira. Pengenalan Amboja, anak perusahaan Indmira juga dipaparkan untuk memberikan gambaran bahwa agribisnis budidaya hasil riset memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan.

Pukul 10.00, workshop hidroponik dimulai. Para peserta langsung pergi ke menabur, transfer bibit, aplikasi nutrisi, kontrol gizi, memahami media, dan pemeliharaan sistem. Sesi ini dipimpin oleh Bapak Budi Haryono S.Si., anggota staf kami R & & Development yang khusus meneliti tentang hidroponik. Kegiatan dilanjutkan setelah makan siang dan ibadah, peserta pelatihan diajak berdiskusi mengenai teori hidroponik yang telah di praktekkan.

Pada hari kedua peserta pelatihan menuju Pandansimo, Bantul Yogyakarta. Di lahan riset dan pengembangan PT Indmira ini para peserta diajak untuk menilik teknologi budidaya di lahan pasir. Pengenalan teknologi ini di pandu oleh, D. Andri Arinto Susilo dari Divisi Research & D Divisi mengelola fasilitas pesisir, memimpin kegiatan. Dia memperkenalkan dan menjelaskan kepada para peserta teknologi pada pertanian tanah berpasir pesisir yang telah dikembangkan oleh Indmira sejak tahun 1999. Penelitian kami telah menunjukkan bahwa kami dapat memanfaatkan lahan marjinal ini untuk produksi tanaman pokok seperti beras, sayuran tahunan, dan pohon abadi.

Kami di Indmira berharap untuk terus kontribusi kami kepada masyarakat melalui lokakarya sehingga kita dapat berbagi pengetahuan kita.

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *