Kunjungan Program Musim Panas DREaM, UGM, di Indmira

19 Agustus 2015 - Berita

Tanggal 13 Agustus lalu, Indmira kedatangan sahabat- sahabat dari program musim panas Pelajar Internasional DREaM ke-7, yang merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM). Negara- negara yang mengikuti acara ini antara lain, Malaysia, Jepang, Korea, Thailand, UK, dan Indonesia. Tema utama dari UGM DREaM 2015 adalah Food Security. Konsep ini merupakan wujud dari kepedulian terhadap ancaman krisis pangan dunia.

Salah satu rangkaian acara dari DREaM UGM 2015 adalah Internship dengan beberapa NGO di Jogja topik mengenai masalah pangan, diantaranya, Food Production, Food Economy,dan Food Fairness. Indmra, menjadi salah satu partner Internship dalam topik Food Fairness.

Pada 11 Agustus sebelumnya, telah diadakan acara diskusi antara para peserta dengan beberapa NGO di UGM. Keadilan pangan seharusnya menjelaskan hubungan antara produsen dan konsumen. Idealnya, produsen mendapatkan harga yang sesuai dengan usaha nya dalam meproduksi makanan, pun sebaliknya, konsumen berhak mendapatkan makanan dengan kemampuan mereka untuk membayar. Hermitianta Prasetya, dari Jejaring Pangan Lokal Yogyakarta, membawa ide cemerlang ini. Untuk memperoleh keadilan, konsumen harus tau dari mana makanan mereka berasal, dan semakin pendek rantai distribusi makanan, maka semakin adil bagi produsen dan konsumen

Di awal kedatangan sahabat DREaM UGM 2015, para peserta langsung diajak ke salah satu partner CSR Indmira yaitu Fun Farm Merapi (FFM) dan di dampingi oleh Koko dan Bob Maulana untuk belajar mengenai verikultur, menggunakan karung berukuran 25 kg, bisa dimanfaatkan untuk menanam 10-12 tanaman. Menyusuri sungai kecil,dan melewati persawahan, para peserta diajak untuk lebih dekat dengan alam dan sumber pangan yang mungkin saja belum pernah mereka jumpai sebelumnya. Hal ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan kepedulian para peserta untuk lebih peduli sumber pangan.

Setelah itu, para sahabat DREaM kembali meuju kantor Indmira, yang sudah ditunggu kehadirannya untuk bersama- sama menyiapkan makan siang bersama Letusee. Siang itu, salad tempe dengan dressing dabu-dabu menjadi menu utama yang dihidangkan kepada para sahabat DREaM, dan mereka juga sekaligus memetik secara langsung selada merah yang digunakan pada menu siang itu. Tersaji pula Kombucha, minuman dari fermentasi teh hijau, dan juga Infused Water. Steffi, Nuha, dan Fikri memasak dengan gembira dan juga menjawab berbagai pertanyaan dari para peserta.

Acara selanjutnya adalah sesi sharing dan diskusi dengan Andi Nusa Patria, wakil direktur Indmira. Diskusi kali ini, Andi mencoba memaparkan mengenai Food Fairness dan ancaman krisis pangan dunia. Andi mengajak kita untuk berfikir dan menelaah kembali mengenai sudut pandang kita mengenai pangan itu sendiri, bahwa mungkin saja ancaman krisis itu terjadi karena manusia nya yang belum mampu berfikir secara cermat untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan terhadap pangan. Keasadaran setiap manusia akan sumber pangan nya dan keinginan untuk mengolah pangan tersebut mulai dari menanam atau setidaknya mengetahui sumber pangan itu berasal. Hal- hal seperti ini yang mungkin saja baik secara langsung maupun tidak langsung turut mempengaruhi kesadaran manusia terhadap pangan.

Di akhir acara para sahabat DREaM menyampaikan kesan, pesan, dan harapan mereka pada heksagonal wish di Indmira terhadap pertanian dan pangan dunia. Salam sahabat DREaM UGM 2015! (An)

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *