Rupa-Rupa Pelatihan 4 Tim KKN UGM Di Indmira

16 Desember 2015 - Uncategorized

Tahun 2015 ini Indmira menjadi mitra 10 tim KKN Universitas Gadjah Mada (UGM). 4 diantaranya adalah tim KKN Serandakan, Banda Naira, Gorontalo dan Pacitan. Bentuk kerjasama yang difasilitasi Indmira hampir sama dengan tim KKN lainnya, yaitu berupa pelatihan vertikultur serta bantuan produk pertanian dan peternakan.

Tim KKN Srandakan mengembangkan konsep pemanfaatan pekarangan untuk pertanian vertikultur di Desa Poncosari, Srandakan. Tim KKN Banda Naira juga akan menerapkan program serupa di Banda Naira, daerah yang dikenal sebagai penghasil pala yang terkenal hingga ke Eropa abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-19. Hal senada juga akan diterapkan di Desa Mongiilo dan Owata oleh tim KKN Gorontalo. Tak mau ketinggalan, tim KKN Pacitan juga mengembangkan pertanian vertikultur untuk meningkatkan gizi keluarga di Desa Kebonsari, Pacitan.

Tim KKN yang akan berangkat awal Juli 2015 ini mulai mempersiapkan diri untuk kelancaran program pengabdian masyarakat tersebut. Salah satunya dengan menggandeng PT Indmira sebagai mitra yang memberikan bantuan produk pertanian dan perikanan hasil penelitian Indmira serta bantuan pelatihan pertanian vertikultur.

Senin, 8 Juni 2015 sekitar pukul 08.30 wib 4 kelompok KKN bergegas ke lahan pertanian Fun Farm Merapi (FFM) setelah sebelumnya berkumpul di kantor pusat PT indmira Jl Kaliurang km 16,3. Koko Sasongko, pengelola FFM dan merupakan partner H2B Pertanian Indmira sudah menunggu di lahan pertanian yang mengambil konsep pekarangan itu. Sekitar 30 menit peserta diajak berdiskusi tentang pengelolaan lahan pertanian secara organik dan pengembangan sistem tumpangsari. Tak lupa Koko berpesan bahwa komoditi yang ditanam di daerah tempat KKN disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setempat, sehingga tanaman akan lebih mudah beradaptasi.

Selanjutnya rombongan diajak berkeliling di kantor pusat Indmira dan melihat lahan riset Indmira seperti teknologi hidrponik dan pengolahan limbah. Hidroponik yang dikembangkan Indmira tidak menggunakan pupuk hidroponik yang biasa dijual di pasar, tapi menggunakan pupuk hidroponik hasil penelitian tim riset Indmira. Begitu pula dengan pengembangan alat untuk pengelolaan limbah. Indmira mengembangkan alat pengolahan limbah, salah satunya pengolahan limbah tandan kosong kelapa sawit yang menggunakan prinsip pirolisi.

Menjelang istirahat siang Azmi Basyarahil, yang merupakan alumni UGM dan sempat KKN di Papua berbagi pengalamannya dan memompa semangat tim KKN untuk bisa berbaur dan mengenal kondisi masyarakat tempat KKN nanti. Azmi yang kini menjadi salah satu mahasiswa Agribisnis UGM, membagi pengalamannya serta rekannya yang telah melaksanakan KKN. Cerita pengalaman serta video dan foto KKN di beberapa daerah ia bagikan.

“Kawan-kawan mungkin sudah menyiapkan berbagai program di tempat KKN nanti. Tapi begitu kalian sampai disana, semua program-program itu kalian lepaskan dulu. Lepaskan segala atribut dan “gaya turis” kalian. Berpakaianlah seperti masyarakat disana, sehingga tak akan ada jarak seolah-olah kalian manusia penyelamat dari UGM”, ungkap Azmi mengingatkan. “Dengan menjadi seperti mereka, kalian akan mengurangi jarak dengan masyarakat setempat, sehingga kedepannya lebih mudah kalian bekerjasama. Kalian cuma 2 bulan disana, tidak akan banyak hal yang bisa kalian lakukan dengan waktu sesingkat itu. Tapi ada hal penting yaitu menumbuhkan semangat anak-anak disana untuk mengejar mimpinya”, tambah Azmi yang juga menekuni usaha di bidang pertanian.

Pada akhir pelatihan, mereka di berikan beberapa praktik vertikultur menggunakan bekas botol minuman dan karung bekas. Botol-botol bekas yang dibawa peserta diberi lubang untuk memasukkan tanah dan disusun sedemikian rupa sehingga tumpukan beberapa botol bisa ditanami bibit hortikultura. Sedangkan untuk karung bekas berdiameter 30 cm dan tinggi 60 cm, bisa dibuat sekitar 10 lubang tanam. Kelebihan vertikultur sehingga menjadi alternatif pelatihan selain hemat air, juga hemat lahan dan mengurangi tumbuhnya gulma, selain dari segi artistik tampilannya juga menarik. Terlebih untuk pengenalan teknologi di daerah dengan sumber air terbatas dan kurangnya minat masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan.

Wah!(Le)

Print Friendly

Satu tanggapan “Rupa-Rupa Pelatihan 4 Tim KKN UGM Di Indmira”

  1. Very good site you have here but I was wondering if you knew of any user discussion forums
    that cover the same topics discussed in this article?

    I’d really love to be a part of group where
    I can get comments from other knowledgeable individuals that share the same interest.
    If you have any suggestions, please let me know. Thanks!