Rehabilitasi Pasca Tambang & Proyek Revegetasi


PT Mandiri Inti Perkasa
Tarakan, Kalimantan Timur
Tampilkan Peta
2012

Latar Belakang Proyek


Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2014 mengharuskan semua perusahaan termasuk tambang batu bara dan bijih mineral melakukan reklamasi pasca tambang. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa perusahaan wajib mengembalikan lahan pasca tambang sesuai dengan fungsi dan peruntukannya. Jenis lahan yang akan direklamasi di PT Mandiri Inti Perkasa adalah tanah liat dengan potensi asam, sehingga sulit untuk digunakan sebagai media tanam.

Luas: 2 ha

Durasi kerja: 1 tahun

Tantangan


Overburden, bulk density yang disebabkan oleh alat berat

Keasaman yang tinggi, pH < 4

Hasil kerja

Aplikasi Biosimultant untuk Memperbaiki Struktur Tanah

Tanah digemburkan agar biostimulant dapat lebih mudah memperbaiki struktur tanah. Biostimulant yang digunakan khusus dibuat untuk memperbaiki lahan pasca tambang. Setelah diberikan biostimulan, tanah disiram hingga jenuh dan didiamkan selama ± 2 minggu dengan tetap menjaga kelembaban.

Menyediakan Nutrisi untuk Tanah

Setelah didiamkan selama ± 2 minggu, tahap selanjutnya menerapkan biostimulan pada tanah sebagai sumber nutrisi untuk tanaman. Biostimulant ditaburkan, disirami air, kemudian didiamkan selama kurang lebih 1 bulan untuk mengoptimalkan proses kerja biostimulant. Biostimulan yang diproduksi oleh PT Indmira adalah hasil dari fermentasi bahan organik serta bakteri yang dipilih dari isolat untuk menurunkan kadar racun. Biostimulan mengandung bahan-bahan alami yang aman bagi lingkungan.

Penanaman dan Revegetasi

Setelah rehabilitasi lahan, dilakukan revegetasi. Revegetasi tanaman dilakukan dari penanaman dan penaburan Legume Cover Crop (LCC), pemupukan 3 kali sebulan, disertai pemantauan dan pemeliharaan.

Print Friendly
SAVE AS PDF

Tertarik dengan Layanan Kami? Mari Bekerja Sama