BlumbangReksa Wakili Indonesia di Kompetisi Teknologi Dunia

7 Desember 2015 - Uncategorized

www.gitapala.tp.ugm.ac.id

Indonesia is one of the countries with large areas for fish and shrimp farming and thus the potential to develop shrimp farms is very high. The export of farmed shrimps from the country in 2014 reached 250 thousand tonnes. The value of this export contributed 44.71% of the total marine and fishery exports, and was a significant increase from the 31.33% in the January-March 2013 period. In terms of monetary value, this export was worth US$476.59 million, with the US and Japan as the largest markets.

Usaha budidaya tambak cukup memberikan keuntungan yang signifikan apabila petani tambak dapat memenuhi paramater kualitas air tambak yang. Namun ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil panen tambak. Beberapa diantaranya yaitu faktor cuaca alam yang tak menentu cukup mempengaruhi kualitas air tambak. Banyak petani tambak mengalami gagal panen dikarenakan kondisi air tambak semakin memburuk akibat perubahan cuaca yang tak menentu.

Sejak akhir 2014 ATNIC sekumpulan mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada didukung Indmira, sebuah perusahaan berbasis riset dan penelitian untuk mengembangkan piranti cerdas di bidang pertanian dan lingkungan. Permasalahan selama ini perubahan kondisi pada kolam tidak bisa diketahui dini, masalah baru diketahui setelah muncul gejala berupa gangguan atau bahkan kematian pada udang. Kerugian pun tak dapat dihindarkan. Teknologi BlumbangReksa memungkinkan setiap gejala abnormal pada kolam dapat diketahui secepat mungkin, sehingga resiko kegagalan produksi tambak udang dapat diminimalisir.

Alat ini berupa perangkat Internet of Thing yang memantau kondisi air tambak udang selama 24 jam sehari. Alat ini dilengkapi dengan modul GSM dan internet sehingga data kondisi air dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui gadget nonstop selama 24 jam.Petambak pun bisa melakukan penanganan kualitas air secara optimal, sehingga bertambak udang menjadi lebih ramah lingkungan.

Ahmad Ataka Awwalur Rizqi, founder ATNIC Corporation melalui surat elektroniknya dari London berkata, “Kami punya mimpi melihat Indonesia menjadi bangsa yang mandiri, berdiri di atas kaki sendiri. Sangat miris melihat petani dan petambak kelaparan di lumbung padi dan ikan seperti negeri ini”

Kini BlumbangReksa sedang berlaga dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Kompetisi Teknologi Internasional ASME ISHOW 2015. Teknologi ini akan bersaing dengan berbagai karya-karya inovasi dari seluruh dunia. Jangan lupa dukung ATNIC dengan cara vote BlumbangReksa

Via Desktop : http://bit.ly/blumbangs
Via Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=co.atnic.asmevote
Via IOS(iphone) : https://www.wishpond.com/lp/639776/entries/22209896

vote dilakukan hingga tanggal 15 April 2015. Jayalah Indonesia! (Le)

 

Print Friendly

2 tanggapan “BlumbangReksa Wakili Indonesia di Kompetisi Teknologi Dunia”

  1. Omar Geiszler mengatakan:

    This will be a fantastic website, could you be interested in doing an interview regarding just how you created it? If so e-mail me!

  2. Hi my good friend! I must state that this text rocks !, excellent published and are available along with close to virtually all vital infos. I want to notice additional discussions in this way .