Pelatihan Teknik Dasar Dan Analisis Usaha Hidroponik

September 21, 2016 - Berita

Pelatihan hidroponik menjadi salah satu acara Indmira yang sangat diminati masyarakat. Peminatnya tidak hanya regional Yogya saja, namun juga dari luar daerah seperti Jakarta dan Depok. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini berlokasi di Pondok Makan Pinggir Sawah, tepatnya 300 m dari Kantor Indmira.

Sejumlah 22 peserta tampak hadir dan menempati tempat duduk yang telah disediakan. Penyambutan peserta dilakukan oleh Anik Leana, public relation Indmira. Dalam sambutannya, Anik Leana memaparkan sejarah singkat dan profil perusahaan & Budi Haryono Tim Research and Development menjadi pemateri pertama. Materi yang dipaparkan meliputi teknik dasar budidaya hidroponik seperti persemaian, pindah tanam, aplikasi nutrisi hidroponik, kontrol nutrisi hidroponik, media tanam hidroponik dan perawatannya.

Pemateri kedua, Riyanto menerangkan sembari praktek langsung di hadapan peserta. Adapun materi yang disampaikan meliputi cara pembuatan larutan nutrisi, penyemaian, hingga penanaman. Peserta juga diajak turut serta dalam kegiatan praktek.

Riyanto menjelaskan bahwa penyemaian bisa dilakukan dengan dua cara yaitu menggunakan rockwool dan media tanam cocopeat dicampur sekam bakar. Rockwool lebih mudah diterapkan karena tidak perlu pindah tanam, namun hanya bisa digunakan satu kali saja. Kelebihan cocopeat dan sekam bakar bisa digunakan 3-4 kali, tetapi lebih rumit karena harus dipindah tanam ke media seperti netpot atau cincin baglog jamur. “Media cocopeat dan sekam bakar bisa digunakan lagi dengan cara, merendam dalam air selama 1 hari 1 malam, setelah dijemur hingga kering baru dapat digunakan lagi. Jangan lupa tambahkan fungisida untuk mencegah jamur” Imbuhnya.

Sedikit berbeda dengan pelatihan sebelumnya, selain pelatihan hidroponik dasar, pada pelatihan ini juga membahas tentang analisis usaha hidroponik. Dalam analisis dijabarkan secara rinci kebutuhan biaya penyiapan alat hingga perolehan keuntungan. Sehingga peserta memiliki gambaran, seberapa modal yang harus disiapkan untuk melakukan budidaya hidroponik.

Di akhir sesi, peserta diajak mengunjungi lahan Riset di Kantor Pusat Indmira dan lahan produksi hidroponik Indmira. Salah satu peserta dari UNY, Wahyu N.H menyatakan harapannya, “Semoga sistem hidroponik terus berkembang guna mengatasi masalah keterbatasan lahan serta terus menyokong program ketahanan pangan, dan semoga saya pribadi bisa memiliki bisnis di bidang Hidroponik yang mumpuni”.

Ayo sobat ikuti pelatihan hidroponik bulan depan!!

Print Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *