SD IT BIAS Klaten Belajar Pertanian Lahan Pasir Indmira

May 19, 2016 - News

Puluhan siswa Sekolah Dasar menyerbu lahan riset Indmira di Pandansimo, Bantul pada 21 April 2016. Kunjungan lapangan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan SD IT BIAS Klaten. Mengajak dan mengenalkan pertanian lahan marginal kepada anak-anak menjadi tujuan utama dalam kunjungan lapangan.

Sinar terik pantai tak menghalangi semangat anak-anak ini mengeksplorasi lahan pasir pantai yang digunakan untuk pertanian. 92 siswa kemudian dibagi dalam beberapa kelompok untuk kelancaran berkeliling. Ada kelompok Terong, Brokoli, Wortel, Bawang Putih, Lobak dan Cabai. Kunjungan Lapangan dimulai dengan pengenalan komoditas apa saja yang dapat ditanam di lahan Pasir.

Anak-anak di kenalkan dengan jenis tanaman seperti padi, jagung dan kacang. Diajak untuk melihat jenis sayuran seperti sawi, terong, kangkung dan cabai. Komoditas tanaman buah-buahan juga banyak ditanam di lahan riset Indmira. Kelengkeng, jeruk, mangga, sampai kurma terlihat tumbuh apik di lahan pasir. Selain dikenalkan dengan berbagai jenis komoditas yang dapat ditanam di lahan pasir, anak-anak diajak langsung untuk praktek menanam dan panen hasil pertanian.

Menginjak pukul 10.00 pagi anak-anak mulai melepas sepatu dan menyingsingkan lengan baju untuk turun menanam padi. Cuaca yang panas tak menyurutkan langkah mereka mencoba menanam padi di lahan pasir. Dibantu dengan Kak Rohadi sebagai instruktur, tiap anak mengambil 6 helai bibit padi untuk siap di tanam di lahan yang sudah disediakan. Sementara sibuk dengan acara menanam padi kelompok anak-anak lain secara berurutan belajar cara memanen terong. Kegiatan ini terlihat sangat asik bagi anak-anak, mengingat mereka belum banyak bahkan jarang yang pernah memanen sayuran. Rasa bangga juga menyelimuti perasaan mereka ketika selesai memanen. Ada yang antusias bercerita untuk memasaknya setelah sampai dirumah nanti. Selain terong, mereka juga diajarkan cara memanen kacang tanah dan jagung.

Indmira ingin mengajak generasi muda untuk lebih dekat dengan pertanian Indonesia. Menjadikan petanian dekat kembali dengan anak-anak. Mengajak anak-anak untuk bisa menanam makanan yang mereka makan. Mengajarkan kepada anak-anak untuk menghargai hasil jerih payah petani.

Print Friendly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *